Pokja Wartawan KBB Tekankan Pentingnya Keterbukaan Anggaran Gedung DPRD dan Pengadaan iPad Rp 1 Miliar

TRIBUN PUBLIK

- Redaksi

Minggu, 8 Juni 2025 - 03:08 WIB

5044 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Bandung Barat, 5 Juni 2025 — Pokja Wartawan Kabupaten Bandung Barat (KBB) menyampaikan desakan kuat kepada pemerintah daerah dan pihak terkait agar menerapkan transparansi penuh dan pengawasan ketat terhadap penggunaan anggaran pembangunan gedung DPRD KBB sebesar Rp 10,5 miliar serta pengadaan iPad senilai Rp 1 miliar. Desakan ini muncul sebagai bentuk perhatian terhadap potensi penyalahgunaan anggaran yang sangat besar tersebut dan demi menjaga akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.

Ketua Pokja Wartawan KBB, M. Raup, menegaskan pentingnya penggunaan dana publik yang tepat guna dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. “Kami meminta agar seluruh proses pengelolaan anggaran ini diaudit ulang oleh pihak independen dan dilakukan secara transparan agar tidak menimbulkan kecurigaan di kalangan publik,” ujar M. Raup dalam pernyataan tertulisnya.

Dalam pernyataan yang diterima redaksi, M. Raup menyebutkan, “Anggaran pembangunan gedung DPRD yang mencapai Rp 10,5 miliar dan pengadaan perangkat iPad sebesar Rp 1 miliar adalah dana publik yang harus digunakan dengan penuh tanggung jawab. Kami mendesak agar seluruh penggunaan anggaran tersebut dipublikasikan secara terbuka sehingga masyarakat dapat mengakses dan mengetahui detail penggunaannya. Hal ini sangat penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.”

Selain itu, M. Raup juga menekankan perlunya keterlibatan Inspektorat dan Aparat Penegak Hukum (APH) dalam mengawasi setiap tahap pelaksanaan proyek tersebut. “Kami berharap Inspektorat dan APH dapat bekerja maksimal melakukan pengawasan menyeluruh untuk mencegah potensi penyimpangan. Pengawasan yang ketat dan transparan akan memperkuat tata kelola keuangan daerah dan meminimalisir risiko korupsi,” jelasnya.

Pokja Wartawan KBB berkomitmen untuk terus memantau perkembangan penggunaan anggaran tersebut secara berkala dan terbuka, sekaligus mengawal agar setiap proses pelaksanaan berjalan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Mereka juga menyerukan agar pemangku kebijakan di Kabupaten Bandung Barat menjalankan tugasnya dengan sikap transparan dan akuntabel demi kepentingan masyarakat luas.

“Kami mengajak seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga integritas dan transparansi dalam pengelolaan keuangan daerah. Ini adalah upaya bersama untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih, efektif, dan bertanggung jawab,” tutup M. Raup.

Desakan ini mendapat perhatian serius dari berbagai kalangan, mengingat besarnya anggaran yang dikeluarkan dan pentingnya gedung DPRD sebagai sarana pelaksanaan fungsi legislasi di Kabupaten Bandung Barat. (*)

Berita Terkait

Diperkuat Nilai Investasi Ratusan Miliar, PJU Kota Bandung Tuai Apresiasi dalam Kompetisi WJIC
Exploring the Nutritional Benefits of Fruits in a Healthy and Balanced Diet

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:47 WIB

Ultimatum Terbuka GEMPAR SUMUT ke Kejaksaan Agung Republik Indonesia: Dugaan Alih Fungsi Sawah untuk Gudang PT Toyota Astra Motor Harus Diusut Tuntas, KRK–PBG Diduga Tak Boleh Dilindungi

Senin, 2 Maret 2026 - 22:49 WIB

SK Diduga Cacat, Prosedur Diinjak! Pencopotan Kepsek SDN 007 Tambusai Utara Picu Amarah Publik Rokan Hulu

Senin, 2 Maret 2026 - 21:05 WIB

Setengah Miliar Infrastruktur Dipertanyakan, GEMPUR Tantang Aparat Bongkar Sampai Akar

Minggu, 1 Maret 2026 - 15:52 WIB

Audit Total atau Aksi Massa! GEMPUR-DS Ultimatum Aparat Soal Dugaan Skandal Dana Desa

Minggu, 1 Maret 2026 - 13:34 WIB

Hampir 100 UMKM Ramaikan Bazar Ramadan 1447 H di Tanjung Morawa, Bupati Sebut Ekonomi Warga Menggeliat

Sabtu, 28 Februari 2026 - 16:54 WIB

Mark Up, Laporan Fiktif, Uang Rakyat Hilang! GEMA Menggempur Dugaan Korupsi Dana Desa Buntu Bedimbar!

Sabtu, 28 Februari 2026 - 13:00 WIB

Kontroversi Dana Desa Sena Rp792 Juta Terungkap Salah Paham, Aktivis Diminta Bangun Sinergi

Sabtu, 28 Februari 2026 - 10:42 WIB

GEMA Klarifikasi Dugaan Korupsi Dana Desa 2025 di Desa Bangun Sari : Akui Salah Paham Data, Dorong Kolaborasi dan Transparansi

Berita Terbaru