Kapolres Bulukumba Tinjau Langsung Lokasi Banjir di Lingkungan Batuppi, Kelurahan Bintarore

ASWAR

- Redaksi

Sabtu, 5 Juli 2025 - 18:54 WIB

5070 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TRIBUNPUBLIK, BULUKUMBA — Kapolres Bulukumba AKBP Restu Wijayanto, S.I.K., meninjau langsung lokasi banjir yang terjadi di Lingkungan Batuppi, Kelurahan Bintarore, Kecamatan Ujung Bulu, Kabupaten Bulukumba, pada Sabtu (5/7/2025). Kunjungan ini merupakan bentuk kepedulian dan respons cepat Polres Bulukumba terhadap musibah banjir yang melanda wilayah tersebut akibat curah hujan tinggi selama beberapa hari terakhir.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres turut didampingi Wakapolres Kompol Syafaruddim dan personel Polsek Ujung Bulu. Terlihat personel kepolisian bersama warga serta instansi terkait bahu-membahu membantu proses evakuasi warga yang terdampak banjir termasuk melakukan pengaturan arus lalulintas dijalan yang terdapat arus dan genangan air.

Selain meninjau kondisi rumah-rumah warga yang terendam air, Kapolres juga berdialog langsung dengan masyarakat untuk mendengarkan keluhan serta mengetahui kebutuhan mendesak yang diperlukan dalam penanganan darurat.

“Kami hadir untuk memastikan langsung situasi di lapangan sekaligus memberikan dukungan kepada warga yang terdampak. Kami juga telah berkoordinasi dengan BPBD dan instansi terkait guna mengambil langkah-langkah penanganan selanjutnya,” ujar AKBP Restu Wijayanto.

Kapolres juga menginstruksikan kepada seluruh personel Bhabinkamtibmas di wilayah terdampak untuk aktif memantau kondisi warga, membantu proses evakuasi jika dibutuhkan, dan memastikan keselamatan masyarakat tetap terjaga.

Berikut imbauan Kapolres Bulukumba kepada Masyarakat:

Kapolres mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah rawan banjir dan dataran rendah, untuk:

1. Meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir susulan, khususnya bagi yang bermukim di sekitar bantaran sungai.

2. Mengamankan barang-barang berharga serta dokumen penting ke tempat yang lebih tinggi dan aman.

3. Segera melaporkan kepada pihak Kepolisian, BPBD, atau aparat kelurahan/desa jika terjadi genangan air yang berpotensi membahayakan.

4. Tidak membuang sampah sembarangan, terutama di saluran air atau drainase, guna mencegah penyumbatan aliran air.

Sementara itu Kapolres juga memberikan beberapa instruksi dan arahan khusus kepada personel Polres dan jajaran, antara lain:

Melakukan pemantauan aktif di wilayah masing-masing, terutama di lokasi rawan banjir dan longsor.

Mendata dan memetakan wilayah terdampak banjir bandang serta mengidentifikasi warga yang membutuhkan bantuan atau evakuasi.

Memantau titik-titik rawan kemacetan dan situasi lalu lintas yang memerlukan kehadiran anggota Kepolisian.

Melakukan koordinasi intensif dengan BPBD, termasuk pengecekan lokasi rawan serta tindakan tanggap darurat di sekitar wilayah banjir.

Memberikan imbauan evakuasi sementara kepada warga yang tinggal di sekitar aliran sungai untuk menghindari risiko yang lebih besar.

Polres Bulukumba berkomitmen untuk selalu hadir dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, terutama dalam situasi darurat dan bencana. Dukungan dan kolaborasi semua pihak sangat dibutuhkan agar masyarakat terdampak dapat segera mendapatkan bantuan yang dibutuhkan.

“Bantu masyarakat kita. Jangan biarkan mereka menghadapi bencana ini sendiri,” tutup Kapolres AKBP Restu Wijayanto.

Berita Terkait

Raih Predikat WBK, Bapas Palangka Raya Siap Jadi Agen Perubahan Reformasi Birokrasi
Implementasi KUHP Baru Makin Kuat, Bapas Kelas I Palangka Raya Jalin Kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Kapuas untuk Pidana Alternatif
Unhas Terima Dana Abadi Rp 150 Juta di Momen Turnamen Golf Rektor Unhas Cup II, Zainal Paliwang Berharap Dimanfaatkan untuk Peningkatan Kualitas
Andi Mull: IWO Soppeng “Satu Komando” di Bawah Dwi Cristianto Ketum Pusat
Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup
Exploring Bandung’s Natural Wonders: From Volcanic Landscapes to Majestic Waterfall

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:47 WIB

Ultimatum Terbuka GEMPAR SUMUT ke Kejaksaan Agung Republik Indonesia: Dugaan Alih Fungsi Sawah untuk Gudang PT Toyota Astra Motor Harus Diusut Tuntas, KRK–PBG Diduga Tak Boleh Dilindungi

Senin, 2 Maret 2026 - 22:49 WIB

SK Diduga Cacat, Prosedur Diinjak! Pencopotan Kepsek SDN 007 Tambusai Utara Picu Amarah Publik Rokan Hulu

Senin, 2 Maret 2026 - 21:05 WIB

Setengah Miliar Infrastruktur Dipertanyakan, GEMPUR Tantang Aparat Bongkar Sampai Akar

Minggu, 1 Maret 2026 - 15:52 WIB

Audit Total atau Aksi Massa! GEMPUR-DS Ultimatum Aparat Soal Dugaan Skandal Dana Desa

Minggu, 1 Maret 2026 - 13:34 WIB

Hampir 100 UMKM Ramaikan Bazar Ramadan 1447 H di Tanjung Morawa, Bupati Sebut Ekonomi Warga Menggeliat

Sabtu, 28 Februari 2026 - 16:54 WIB

Mark Up, Laporan Fiktif, Uang Rakyat Hilang! GEMA Menggempur Dugaan Korupsi Dana Desa Buntu Bedimbar!

Sabtu, 28 Februari 2026 - 13:00 WIB

Kontroversi Dana Desa Sena Rp792 Juta Terungkap Salah Paham, Aktivis Diminta Bangun Sinergi

Sabtu, 28 Februari 2026 - 10:42 WIB

GEMA Klarifikasi Dugaan Korupsi Dana Desa 2025 di Desa Bangun Sari : Akui Salah Paham Data, Dorong Kolaborasi dan Transparansi

Berita Terbaru