Lapas Perempuan Medan Gelar Razia Gabungan Bersama TNI dan Polri, Wujudkan Lapas Aman dan Bersih dari Barang Terlarang

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Minggu, 26 Oktober 2025 - 09:41 WIB

5051 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan, 25 Oktober 2025

Dalam rangka mendukung Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Medan melaksanakan razia gabungan bersama unsur TNI dan Polri pada Sabtu malam (25/10/2025).

Kegiatan berlangsung atas arahan dan pengawasan langsung Kepala Lapas Perempuan Medan, Yekti Apriyanti, A.Md.IP., S.H., M.H., sebagai bentuk komitmen mewujudkan lapas yang aman, tertib, dan bersih dari barang-barang terlarang.

Razia dimulai pukul 19.20 WIB dan dipimpin oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP) Sepriana Putri, dengan melibatkan personel Koramil 06/Sunggal dan Polsek Helvetia.

Petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh di seluruh blok hunian warga binaan, termasuk kamar, loker, dan area sekitar blok, guna memastikan tidak adanya peredaran narkoba, handphone, senjata tajam, maupun benda terlarang lainnya.

Dalam arahannya, Kalapas Yekti Apriyanti menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari Program Akselerasi di bidang Imigrasi dan Pemasyarakatan.

“Pelaksanaan razia gabungan ini menjadi langkah konkret kami dalam memperkuat pengamanan sekaligus menegakkan disiplin di lingkungan pemasyarakatan. Sinergi antara Lapas, TNI, dan Polri merupakan kunci dalam menjaga stabilitas keamanan,” ujar Yekti.

Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan narkoba maupun alat komunikasi ilegal. Namun, sejumlah barang yang berpotensi mengganggu keamanan berhasil diamankan untuk didata dan dimusnahkan sesuai ketentuan yang berlaku.

Kegiatan ditutup dengan apel evaluasi dan sesi foto bersama sebagai simbol soliditas dan sinergi antara Lapas Perempuan Medan, Koramil 06/Sunggal, serta Polsek Helvetia dalam mendukung pelaksanaan Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.(AVID)

Berita Terkait

Kalapas Wawan Irawan Pimpin Langsung Kegiatan Berbagi Takjil Lapas Binjai
Kalapas Labuhan Ruku Sambut Silaturahmi PDPM Asahan, Bahas Sinergi Pembinaan
Buka Puasa Bersama dan Penguatan Tahfiz, Lapas Kelas I Medan Tegaskan Komitmen Pembinaan Humanis
Wujud Kepedulian Sosial, Polsek Perbaungan Berbagi Kebahagiaan dengan Anak Yatim di Bulan Suci
Respon Cepat Informasi Masyarakat, PATNAL Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumut sidak Lapas Lubuk Pakam
Safari Ramadhan dan Monev Kanwil Ditjenpas Sumut: Penguatan Pembinaan dan Pengamanan Selama Bulan Suci
Polrestabes Medan Akan Di Demo Mendesak Kapolrestabes Medan Menepati Janji Menyelesaikan Kasus Korban Yang Disuruh Polisi Nangkap Maling Jadi Tersangka !
Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Salurkan 50 Paket Sembako di Lapas Labuhan Ruku, Perkuat Kepedulian Ramadhan bagi Keluarga Warga Binaan

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:47 WIB

Ultimatum Terbuka GEMPAR SUMUT ke Kejaksaan Agung Republik Indonesia: Dugaan Alih Fungsi Sawah untuk Gudang PT Toyota Astra Motor Harus Diusut Tuntas, KRK–PBG Diduga Tak Boleh Dilindungi

Senin, 2 Maret 2026 - 22:49 WIB

SK Diduga Cacat, Prosedur Diinjak! Pencopotan Kepsek SDN 007 Tambusai Utara Picu Amarah Publik Rokan Hulu

Senin, 2 Maret 2026 - 21:05 WIB

Setengah Miliar Infrastruktur Dipertanyakan, GEMPUR Tantang Aparat Bongkar Sampai Akar

Minggu, 1 Maret 2026 - 15:52 WIB

Audit Total atau Aksi Massa! GEMPUR-DS Ultimatum Aparat Soal Dugaan Skandal Dana Desa

Minggu, 1 Maret 2026 - 13:34 WIB

Hampir 100 UMKM Ramaikan Bazar Ramadan 1447 H di Tanjung Morawa, Bupati Sebut Ekonomi Warga Menggeliat

Sabtu, 28 Februari 2026 - 16:54 WIB

Mark Up, Laporan Fiktif, Uang Rakyat Hilang! GEMA Menggempur Dugaan Korupsi Dana Desa Buntu Bedimbar!

Sabtu, 28 Februari 2026 - 13:00 WIB

Kontroversi Dana Desa Sena Rp792 Juta Terungkap Salah Paham, Aktivis Diminta Bangun Sinergi

Sabtu, 28 Februari 2026 - 10:42 WIB

GEMA Klarifikasi Dugaan Korupsi Dana Desa 2025 di Desa Bangun Sari : Akui Salah Paham Data, Dorong Kolaborasi dan Transparansi

Berita Terbaru