MEDAN — Di tengah gelap malam yang masih menyisakan bau lumpur dan kecemasan, Ketua PAC Pemuda Pancasila Kecamatan Medan Sunggal, Aidil Anhar, bersama jajaran bergerak cepat menyusuri gang-gang becek di Lingkungan VI.
Tanpa menunggu terang, mereka membawa sembako dan makanan siap santap untuk warga yang sejak banjir merendam rumah, belum benar-benar berdiri kembali.
Aidil, yang juga Ketua PK Partai Golkar Medan Sunggal, memilih turun langsung memastikan bantuan tepat sampai ke tangan para penerima manfaat, terutama keluarga yang paling rentan.
Langkah Aidil dan rombongannya malam itu menjadi cahaya kecil di tengah situasi yang muram.
Warga yang kehilangan perabot, pakaian, bahkan dapur tempat mereka memasak, menyambut paket bantuan itu dengan mata berkaca-kaca.
Di saat pendapatan terhenti dan air belum sepenuhnya surut, uluran tangan Pemuda Pancasila menjadi nafas baru bagi mereka yang masih bingung mencari jalan keluar dari kesulitan.
“Kami tidak punya apa-apa lagi, Bang. Air datang terlalu cepat, baju pun cuma tersisa yang di badan. Waktu kalian datang, rasanya seperti ada orang yang ingat bahwa kami masih ada. Makanan yang kalian berikan bukan sekadar nasi, tapi penguat hati. Terima kasih sudah datang saat kami benar-benar tak tahu harus berharap kepada siapa lagi.”ujar sejumlah warga.
Warga itu juga menambahkan,Banjir ini membuat kami kehilangan tempat tidur, dapur, bahkan rasa aman. Tapi ketika rombongan Pemuda Pancasila masuk ke lorong kami yang gelap, kami merasa seperti diberi kekuatan baru. Bantuan itu sangat berarti karena datang di saat kami sedang rapuh. Semoga kebaikan seperti ini terus ada, karena bagi kami—warga kecil yang terdampak—perhatian seperti inilah yang membuat kami tetap bertahan.”sebutnya.(AVID)




















