Respons Cepat, Ribuan Ikan Mati di Sungai Bengkel Diduga Akibat Limbah Pabrik

ASWAR

- Redaksi

Kamis, 5 Februari 2026 - 16:47 WIB

507 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tribunpublik.web.id Langkat – Terungkap dugaan penyebab ribuan ikan berbagai spesies mati terapung di Sungai Bengkel/Sei Cabang, Desa Kwala Begumit, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat. Warga menuding Pabrik Tebu Kwala Madu (dulu PTPN II, kini PTPN I) membuang limbah beracun langsung ke sungai, menghancurkan ekosistem dan merugikan warga setempat.

 

Warga setempat menyesalkan minimnya tindakan instansi terkait. “Setiap kali panen, limbah pabrik mencemari sungai. Ikan mati berjatuhan, tapi pemerintah seolah tutup mata,” ujar seorang warga yang enggan disebut namanya.

 

Ilham, warga lainnya, menegaskan, “Sudah sering terjadi, tapi belum ada tindakan tegas. Kami hanya melihat ekosistem rusak dan ikan mati tanpa ada solusi nyata.”

 

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Langkat melalui stafnya, Rajianto, mengatakan pihaknya masih menelusuri lokasi dan sumber limbah. “Kami menuju pabrik untuk memastikan aliran limbah. Jika terbukti, hasilnya akan dilaporkan ke pak Kadis untuk menentukan langkah selanjutnya,” kata Rajianto melalui telepon.

 

Tokoh lingkungan desa, Umar, mendesak tindakan cepat dari pemerintah daerah. “Kejadian ini tidak boleh terulang. Pelaku usaha yang melanggar harus ditindak tegas. Lingkungan dan warga tidak bisa terus dirugikan!” tegasnya.

Berita Terkait

Togel Rp30 Miliar per Hari di Sumut, Jaringan Diduga Terstruktur: Aparat Diuji, Berani Bongkar?
Skandal Jaringan SAMSAT Rp13,7 Miliar: Dugaan Pelanggaran Prosedur dan Teknis!
Diduga Kebal Hukum, Judi Togel ‘Opung Bongotan’ Operasi Terbuka di 11 Desa Batang Kuis
Ibu dan Anak Berkebutuhan Khusus Jadi Korban Penganiayaan di Rumah Sendiri Pukulan Berhenti, Teror Tidak
Ikan Mati Massal di Sungai Bengkel, Klaim “Air Aman” Pabrik Tumbang di Hadapan Fakta
Masjid Jami at-Awun Lebak Peringati Isra Mi’raj 1447 H, Apresiasi Guru Ngaji dengan Cendramata Mata
Demo Tidak Relevan, Kepala Desa Fokus Tingkatkan Pelayanan dan Transparansi
Dugaan Kejahatan Lingkungan, Limbah Beracun Menghabisi Ekosistem Sungai

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 09:41 WIB

Togel Rp30 Miliar per Hari di Sumut, Jaringan Diduga Terstruktur: Aparat Diuji, Berani Bongkar?

Selasa, 10 Februari 2026 - 10:53 WIB

Diduga Kebal Hukum, Judi Togel ‘Opung Bongotan’ Operasi Terbuka di 11 Desa Batang Kuis

Senin, 9 Februari 2026 - 01:23 WIB

Ibu dan Anak Berkebutuhan Khusus Jadi Korban Penganiayaan di Rumah Sendiri Pukulan Berhenti, Teror Tidak

Sabtu, 7 Februari 2026 - 20:58 WIB

Ikan Mati Massal di Sungai Bengkel, Klaim “Air Aman” Pabrik Tumbang di Hadapan Fakta

Sabtu, 7 Februari 2026 - 17:33 WIB

Masjid Jami at-Awun Lebak Peringati Isra Mi’raj 1447 H, Apresiasi Guru Ngaji dengan Cendramata Mata

Kamis, 5 Februari 2026 - 19:56 WIB

Demo Tidak Relevan, Kepala Desa Fokus Tingkatkan Pelayanan dan Transparansi

Kamis, 5 Februari 2026 - 16:47 WIB

Respons Cepat, Ribuan Ikan Mati di Sungai Bengkel Diduga Akibat Limbah Pabrik

Rabu, 4 Februari 2026 - 20:32 WIB

Dugaan Kejahatan Lingkungan, Limbah Beracun Menghabisi Ekosistem Sungai

Berita Terbaru