Togel Rp30 Miliar per Hari di Sumut, Jaringan Diduga Terstruktur: Aparat Diuji, Berani Bongkar?

ASWAR

- Redaksi

Jumat, 13 Februari 2026 - 09:41 WIB

5031 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tribunpublik.web.id MEDAN — Perjudian toto gelap (togel) merek “Aseng Kayu” disebut bukan lagi aktivitas sembunyi-sembunyi. Ia diduga menjelma menjadi jaringan terstruktur yang beroperasi di berbagai kabupaten/kota di Sumatera Utara. Praktiknya disebut masif, rapi, dan nyaris tanpa hambatan, Jumat (13/2/2026).

 

Angka yang beredar bikin publik terperangah. Sumber di lapangan menyebut perputaran uang di tiap kabupaten bisa mendekati Rp10 miliar per hari. Untuk wilayah seperti Deli Serdang, Serdang Bedagai, dan Kota Medan, totalnya diklaim menembus Rp30 miliar per hari. Jika klaim ini akurat, ini bukan lagi perjudian kelas kecil ini dugaan industri ilegal berskala besar.

 

Di tengah kondisi ekonomi yang sulit, praktik ini disebut menggerogoti masyarakat kecil. Uang belanja rumah tangga tersedot, utang menumpuk, konflik keluarga meningkat. Judi bukan sekadar angka ia berdampak sosial dan ekonomi yang nyata.

 

Tokoh agama dan tokoh masyarakat mendesak Polda Sumatera Utara segera bertindak tegas. Mereka menilai penegakan hukum tak boleh berhenti pada razia simbolik, tetapi harus menyasar jaringan dan aktor utama.

 

Iwan Bancin SH MH, Ketua Dewan Penasehat LSM Pembela Keadilan Rakyat (PKR), menyatakan pihaknya telah melakukan investigasi langsung di lapangan. Ia menyebut praktik 303 togel “Aseng Kayu” ditemukan aktif di sejumlah titik dan berjalan konsisten.

 

Dalam keterangannya kepada Humas LBH Wartawan, Iwan Bancin menegaskan praktik ini sudah masuk kategori darurat sosial.

 

“Kami meminta aparat penegak hukum tidak menutup mata. Jika benar perputaran uangnya mencapai puluhan miliar per hari, maka ini kejahatan terorganisir yang harus dibongkar sampai ke akar. Jangan hanya pemain kecil yang diproses, aktor utama dan jaringan di belakangnya juga harus diungkap secara transparan,” tegasnya.

 

Ia secara khusus mendesak jajaran Polrestabes Medan, Polres Deli Serdang, dan Polres Serdang Bedagai untuk tidak ragu melakukan penindakan menyeluruh. Menurutnya, jika praktik sebesar ini tetap berjalan, publik berhak mempertanyakan efektivitas pengawasan.

 

PKR juga menyatakan siap menggelar aksi massa ke Polda Sumatera Utara apabila tidak ada langkah konkret dalam waktu dekat. Mereka menilai Sumatera Utara tidak boleh menjadi ruang aman bagi praktik perjudian.

 

Kini sorotan tertuju pada aparat penegak hukum. Jika benar omzetnya mencapai puluhan miliar per hari, maka ini dugaan kejahatan ekonomi terorganisir yang merusak sendi masyarakat. Publik menunggu pembuktian: bongkar jaringannya, proses sesuai hukum, dan pastikan tidak ada yang kebal di hadapan aturan.

Berita Terkait

Ultimatum Terbuka GEMPAR SUMUT ke Kejaksaan Agung Republik Indonesia: Dugaan Alih Fungsi Sawah untuk Gudang PT Toyota Astra Motor Harus Diusut Tuntas, KRK–PBG Diduga Tak Boleh Dilindungi
Klarifikasi Terbuka Jadi Titik Balik, Pemerintah Desa dan Mahasiswa Bangun Kolaborasi Positif
SK Diduga Cacat, Prosedur Diinjak! Pencopotan Kepsek SDN 007 Tambusai Utara Picu Amarah Publik Rokan Hulu
Setengah Miliar Infrastruktur Dipertanyakan, GEMPUR Tantang Aparat Bongkar Sampai Akar
Audit Total atau Aksi Massa! GEMPUR-DS Ultimatum Aparat Soal Dugaan Skandal Dana Desa
Hampir 100 UMKM Ramaikan Bazar Ramadan 1447 H di Tanjung Morawa, Bupati Sebut Ekonomi Warga Menggeliat
Mark Up, Laporan Fiktif, Uang Rakyat Hilang! GEMA Menggempur Dugaan Korupsi Dana Desa Buntu Bedimbar!
Kontroversi Dana Desa Sena Rp792 Juta Terungkap Salah Paham, Aktivis Diminta Bangun Sinergi

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:47 WIB

Ultimatum Terbuka GEMPAR SUMUT ke Kejaksaan Agung Republik Indonesia: Dugaan Alih Fungsi Sawah untuk Gudang PT Toyota Astra Motor Harus Diusut Tuntas, KRK–PBG Diduga Tak Boleh Dilindungi

Senin, 2 Maret 2026 - 22:49 WIB

SK Diduga Cacat, Prosedur Diinjak! Pencopotan Kepsek SDN 007 Tambusai Utara Picu Amarah Publik Rokan Hulu

Senin, 2 Maret 2026 - 21:05 WIB

Setengah Miliar Infrastruktur Dipertanyakan, GEMPUR Tantang Aparat Bongkar Sampai Akar

Minggu, 1 Maret 2026 - 15:52 WIB

Audit Total atau Aksi Massa! GEMPUR-DS Ultimatum Aparat Soal Dugaan Skandal Dana Desa

Minggu, 1 Maret 2026 - 13:34 WIB

Hampir 100 UMKM Ramaikan Bazar Ramadan 1447 H di Tanjung Morawa, Bupati Sebut Ekonomi Warga Menggeliat

Sabtu, 28 Februari 2026 - 16:54 WIB

Mark Up, Laporan Fiktif, Uang Rakyat Hilang! GEMA Menggempur Dugaan Korupsi Dana Desa Buntu Bedimbar!

Sabtu, 28 Februari 2026 - 13:00 WIB

Kontroversi Dana Desa Sena Rp792 Juta Terungkap Salah Paham, Aktivis Diminta Bangun Sinergi

Sabtu, 28 Februari 2026 - 10:42 WIB

GEMA Klarifikasi Dugaan Korupsi Dana Desa 2025 di Desa Bangun Sari : Akui Salah Paham Data, Dorong Kolaborasi dan Transparansi

Berita Terbaru