Rp1,7 Miliar Menguap? LBH-WARTAWAN Minta Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dan Polda Sumut Usut Tuntas

ASWAR

- Redaksi

Senin, 16 Februari 2026 - 11:35 WIB

5030 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tribunpublik.web.id Deliserdang – Korupsi Dana BOS adalah pengkhianatan terhadap masa depan anak bangsa. Uang negara yang seharusnya memperkuat pendidikan justru diduga dijadikan sumber keuntungan pribadi.

 

Sorotan mengarah ke SMA Negeri 1 Tanjung Morawa atas dugaan penyimpangan Dana BOS tahun 2025 dengan nilai pengajuan sekitar Rp1,7 miliar per tahun. Anggaran itu tercatat untuk pengembangan perpustakaan, pemeliharaan sekolah, langganan daya dan jasa, serta kegiatan pembelajaran dan administrasi.

 

Namun kondisi di lapangan berbicara lain. Dinding retak, plafon berlubang, perpustakaan tak layak. Anggaran miliaran rupiah tidak boleh berujung pada bangunan yang memprihatinkan.

 

Sekretaris DPD LBH-WARTAWAN Provinsi Sumatera Utara, Nanda Apriyan Syah, S.H., menyebut ada kejanggalan serius. Dengan dana sebesar itu, sekolah seharusnya tampil layak dan fasilitas siswa terpenuhi maksimal.

 

Desakan audit dan investigasi diarahkan ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dan Polda Sumut.

 

Saat dikonfirmasi, kepala sekolah SMA Negeri 1 Tanjung Morawa bungkam. Laporan menyebut dana untuk perpustakaan dan fasilitas terbaik, tetapi fakta fisik sekolah tidak mencerminkan itu.

 

Terpisah, LBH-WARTAWAN menegaskan: jika bukti awal cukup, aparat harus segera naikkan status perkara, tetapkan tersangka, dan lakukan penahanan. Jangan tunggu tekanan publik membesar. Jangan lindungi jabatan. Ini uang pendidikan. Jika disalahgunakan, tangkap dan proses sesuai hukum.

 

Nanda juga secara tegas mendesak Bobby Nasution selaku Gubernur Sumatera Utara untuk tidak tinggal diam. Evaluasi total harus segera dilakukan, dan jika ditemukan pelanggaran serius, pencopotan kepala sekolah harus menjadi langkah nyata demi memulihkan kepercayaan publik serta menjaga marwah dunia pendidikan. Pendidikan tidak boleh dikorbankan oleh kepemimpinan yang tertutup dan tidak transparan.

 

Rp1,7 miliar adalah uang rakyat. Transparan atau berhadapan dengan proses hukum. Pendidikan bukan tempat aman bagi dugaan korupsi.

Berita Terkait

Ultimatum Terbuka GEMPAR SUMUT ke Kejaksaan Agung Republik Indonesia: Dugaan Alih Fungsi Sawah untuk Gudang PT Toyota Astra Motor Harus Diusut Tuntas, KRK–PBG Diduga Tak Boleh Dilindungi
Klarifikasi Terbuka Jadi Titik Balik, Pemerintah Desa dan Mahasiswa Bangun Kolaborasi Positif
SK Diduga Cacat, Prosedur Diinjak! Pencopotan Kepsek SDN 007 Tambusai Utara Picu Amarah Publik Rokan Hulu
Setengah Miliar Infrastruktur Dipertanyakan, GEMPUR Tantang Aparat Bongkar Sampai Akar
Audit Total atau Aksi Massa! GEMPUR-DS Ultimatum Aparat Soal Dugaan Skandal Dana Desa
Hampir 100 UMKM Ramaikan Bazar Ramadan 1447 H di Tanjung Morawa, Bupati Sebut Ekonomi Warga Menggeliat
Mark Up, Laporan Fiktif, Uang Rakyat Hilang! GEMA Menggempur Dugaan Korupsi Dana Desa Buntu Bedimbar!
Kontroversi Dana Desa Sena Rp792 Juta Terungkap Salah Paham, Aktivis Diminta Bangun Sinergi

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:47 WIB

Ultimatum Terbuka GEMPAR SUMUT ke Kejaksaan Agung Republik Indonesia: Dugaan Alih Fungsi Sawah untuk Gudang PT Toyota Astra Motor Harus Diusut Tuntas, KRK–PBG Diduga Tak Boleh Dilindungi

Senin, 2 Maret 2026 - 22:49 WIB

SK Diduga Cacat, Prosedur Diinjak! Pencopotan Kepsek SDN 007 Tambusai Utara Picu Amarah Publik Rokan Hulu

Senin, 2 Maret 2026 - 21:05 WIB

Setengah Miliar Infrastruktur Dipertanyakan, GEMPUR Tantang Aparat Bongkar Sampai Akar

Minggu, 1 Maret 2026 - 15:52 WIB

Audit Total atau Aksi Massa! GEMPUR-DS Ultimatum Aparat Soal Dugaan Skandal Dana Desa

Minggu, 1 Maret 2026 - 13:34 WIB

Hampir 100 UMKM Ramaikan Bazar Ramadan 1447 H di Tanjung Morawa, Bupati Sebut Ekonomi Warga Menggeliat

Sabtu, 28 Februari 2026 - 16:54 WIB

Mark Up, Laporan Fiktif, Uang Rakyat Hilang! GEMA Menggempur Dugaan Korupsi Dana Desa Buntu Bedimbar!

Sabtu, 28 Februari 2026 - 13:00 WIB

Kontroversi Dana Desa Sena Rp792 Juta Terungkap Salah Paham, Aktivis Diminta Bangun Sinergi

Sabtu, 28 Februari 2026 - 10:42 WIB

GEMA Klarifikasi Dugaan Korupsi Dana Desa 2025 di Desa Bangun Sari : Akui Salah Paham Data, Dorong Kolaborasi dan Transparansi

Berita Terbaru