Jadi Benchmark Sawit Berkelanjutan, PTPN IV PalmCo Raih Pengakuan RSPO Global

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Senin, 23 Februari 2026 - 17:42 WIB

5012 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pekanbaru –

PTPN IV PalmCo kembali memperoleh pengakuan atas komitmennya dalam penerapan prinsip tata kelola perkebunan kelapa sawit berkelanjutan.

Pengakuan tersebut tercermin saat anak usaha Holding Perkebunan Nusantara III (Persero) tersebut menjadi tujuan kunjungan studi lapangan yang dilakukan oleh Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) dan Institut Pertanian Bogor (IPB) ke Kebun dan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Cikasungka, Jawa Barat.

Kunjungan tersebut dihadiri langsung oleh Aryo Gustomo selaku Director, Assurance RSPO, Farah Damia Mohd Zainal sebagai Assistant Manager Talent Acquisition RSPO.

Selanjutnya para delegasi akademisi IPB yang dipimpin Prof. Dr. Ir. Herdhata Agusta bersama Prof. Hariyadi dan puluhan mahasiswa magister (S2), sebagai bentuk validasi dari RSPO dan akademisi atas implementasi praktik keberlanjutan yang dijalankan perusahaan belum lama ini.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko Santosa menyambut baik kunjungan tersebut dan menegaskan komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan.

“Bagi PalmCo, penerapan standar RSPO bukan sekadar pemenuhan sertifikasi, melainkan menjadi fondasi dalam setiap proses bisnis kami, mulai dari hulu hingga hilir. Kami memastikan prinsip keberlanjutan terintegrasi dalam tata kelola, operasional, hingga pengelolaan lingkungan dan sosial, sehingga sustainability benar-benar menjadi strategi jangka panjang perusahaan,” ujar dia dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (23/2/2026).

Prof. Dr. Ir. Herdhata Agusta menyatakan bahwa PTPN IV dipilih sebagai laboratorium hidup yang ideal bagi sivitas akademika IPB.

Kunjungan ini merupakan kali kedua bagi beliau, setelah sebelumnya membawa mahasiswa mata kuliah Limbah Pertanian untuk melihat proses pengolahan limbah di area yang sama.

Apresiasi RSPO

“Ini adalah pengalaman baru tentang bagaimana mengelola kelapa sawit berkelanjutan yang dipandu oleh sistem RSPO. Mahasiswa dapat belajar dan mengamati langsung di lapangan sebagai bekal pengalaman mereka di masa depan,” ungkap Prof. Herdhata.

Apresiasi senada disampaikan oleh Aryo Gustomo. Ia menilai PTPN IV PalmCo sebagai salah satu anggota RSPO yang memiliki komitmen keberlanjutan yang sangat kuat.

“PTPN adalah salah satu member kita yang sangat baik. PTPN sudah banyak mendapatkan sertifikat RSPO, terdapat 69 sertifikat dari 100 lebih Unit of Certification. Komitmen PTPN bukan hanya di tingkat operasional unit, tetapi telah diimplementasikan secara holistic dari pimpinan puncak perusahaan,” jelas Aryo.

Lebih lanjut, Aryo momentum ini sekaligus menegaskan bahwa kelapa sawit memiliki keunggulan produktivitas (high yield production) yang jauh lebih tinggi dibandingkan komoditas minyak nabati lainnya.

“Kalau dikomparasikan per hektare, produktivitas kelapa sawit sangat tinggi. Kedelai pun per hektarenya tidak sampai 4 ton. Artinya, kita bisa mengelola area yang lebih kecil tapi dengan produksi yang tinggi,” tegasnya.

Sebagai pengingat bagi manajemen, Aryo juga menekankan pentingnya mempertahankan konsistensi kepatuhan (compliance) jelang pemberlakuan standar wajib RSPO terbaru.

“Standar baru tahun 2024 akan diterapkan secara wajib pada bulan Mei mendatang. Audit setelah bulan Mei harus menggunakan standar baru, termasuk memastikan status Independent Smallholder,” tambahnya.

Lonjakan Kinerja Pasca KSO

Validasi dari pihak ketiga ini berbanding lurus dengan fundamental bisnis PTPN IV PalmCo yang semakin kokoh. General Manager Distrik Jawa Barat Banten PTPN IV Regional 1, Ardiansyah, memaparkan secara komprehensif bagaimana restrukturisasi pembentukan Sub Holding dan Kerja Sama Operasi (KSO) di tahun 2022 telah membawa turnaround positif bagi wilayah kerjanya.

Saat ini, Distrik Jabar-Banten mengelola wilayah kerja seluas 20 ribu hektar lebih yang tersebar di 7 kebun serta 2 PKS (Kertajaya dengan kapasitas 60 Ton/Jam dan Cikasungka berkapasitas 30 Ton/Jam).

Operasional ini didukung oleh lebih dari 2 ribu tenaga kerja yang merupakan kolaborasi harmonis dari entitas PTPN I dan PTPN IV.

“Produktivitas kebun kami terus meningkat tajam. Sebelum KSO di tahun 2021, produktivitas hanya 12,8 ton per hektar. Angka ini naik menjadi 15,2 ton/ha di 2024, hingga mencapai 16,7 ton per hektar pada tahun 2025. Rata-rata kenaikan kita mencapai 1 hingga 2 ton per hektar dalam setahun,” papar Ardiansyah.

Transformasi dan efisiensi operasional hulu hingga hilir ini bermuara pada lompatan laba perusahaan yang signifikan. Pasca perbaikan manajemen dan skema KSO, laba meningkat tajam menjadi Rp 422,1 miliar pada 2024, dan kembali mencatatkan rekor tertinggi dalam 10 tahun terakhir pada 2025 dengan capaian Rp 543 miliar.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo menegaskan komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan. “PalmCo akan terus berkomitmen menjalankan praktik bisnis yang mematuhi standar keberlanjutan yang ditetapkan oleh Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO). Kami meyakini bahwa kepatuhan terhadap prinsip-prinsip keberlanjutan bukan hanya menjadi tanggung jawab moral dan tata kelola, tetapi juga terbukti mampu menciptakan nilai tambah serta memberikan dampak finansial yang luar biasa dan berkelanjutan bagi perusahaan,” tutupnya.(AVID/rel)

Berita Terkait

Kalapas Wawan Irawan Pimpin Langsung Kegiatan Berbagi Takjil Lapas Binjai
Kalapas Labuhan Ruku Sambut Silaturahmi PDPM Asahan, Bahas Sinergi Pembinaan
Buka Puasa Bersama dan Penguatan Tahfiz, Lapas Kelas I Medan Tegaskan Komitmen Pembinaan Humanis
Wujud Kepedulian Sosial, Polsek Perbaungan Berbagi Kebahagiaan dengan Anak Yatim di Bulan Suci
Respon Cepat Informasi Masyarakat, PATNAL Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumut sidak Lapas Lubuk Pakam
Safari Ramadhan dan Monev Kanwil Ditjenpas Sumut: Penguatan Pembinaan dan Pengamanan Selama Bulan Suci
Polrestabes Medan Akan Di Demo Mendesak Kapolrestabes Medan Menepati Janji Menyelesaikan Kasus Korban Yang Disuruh Polisi Nangkap Maling Jadi Tersangka !
Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Salurkan 50 Paket Sembako di Lapas Labuhan Ruku, Perkuat Kepedulian Ramadhan bagi Keluarga Warga Binaan

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:47 WIB

Ultimatum Terbuka GEMPAR SUMUT ke Kejaksaan Agung Republik Indonesia: Dugaan Alih Fungsi Sawah untuk Gudang PT Toyota Astra Motor Harus Diusut Tuntas, KRK–PBG Diduga Tak Boleh Dilindungi

Senin, 2 Maret 2026 - 22:49 WIB

SK Diduga Cacat, Prosedur Diinjak! Pencopotan Kepsek SDN 007 Tambusai Utara Picu Amarah Publik Rokan Hulu

Senin, 2 Maret 2026 - 21:05 WIB

Setengah Miliar Infrastruktur Dipertanyakan, GEMPUR Tantang Aparat Bongkar Sampai Akar

Minggu, 1 Maret 2026 - 15:52 WIB

Audit Total atau Aksi Massa! GEMPUR-DS Ultimatum Aparat Soal Dugaan Skandal Dana Desa

Minggu, 1 Maret 2026 - 13:34 WIB

Hampir 100 UMKM Ramaikan Bazar Ramadan 1447 H di Tanjung Morawa, Bupati Sebut Ekonomi Warga Menggeliat

Sabtu, 28 Februari 2026 - 16:54 WIB

Mark Up, Laporan Fiktif, Uang Rakyat Hilang! GEMA Menggempur Dugaan Korupsi Dana Desa Buntu Bedimbar!

Sabtu, 28 Februari 2026 - 13:00 WIB

Kontroversi Dana Desa Sena Rp792 Juta Terungkap Salah Paham, Aktivis Diminta Bangun Sinergi

Sabtu, 28 Februari 2026 - 10:42 WIB

GEMA Klarifikasi Dugaan Korupsi Dana Desa 2025 di Desa Bangun Sari : Akui Salah Paham Data, Dorong Kolaborasi dan Transparansi

Berita Terbaru