SPPBJ Sudah Terbit, Tender Dibunuh Sepihak! Ada Apa di Balik Manuver PDAM Perumda Tirtanadi Sumatera Utara?

ASWAR

- Redaksi

Kamis, 26 Februari 2026 - 20:59 WIB

5010 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tribunpublik.web.id Medan – Proyek IPA Mini Pancur Batu kini menjadi skandal yang menghebohkan Sumatera Utara. PDAM Perumda Tirtanadi diduga bermain mata-mata proyek: tender sudah dimenangkan, SPPBJ diterbitkan, jaminan bank disiapkan, tapi tiba-tiba dibatalkan sepihak.

 

PT Putri Dimer Bungas, pemenang sah, menyebut tindakan Tirtanadi sewenang-wenang dan ilegal, bahkan melanggar Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2021 dan Peraturan LKPP Nomor 12 Tahun 2021.

 

Faktanya mencengangkan:

 

14 Juni 2023: Pemenang tender diumumkan resmi.

 

22 Juni 2023: Perusahaan diminta menyiapkan jaminan bank.

 

10 Juli 2023: SPPBJ diterbitkan, menegaskan pemenang.

 

26 Juli 2023: Tender tiba-tiba dinyatakan gagal.

 

Pertanyaannya: siapa yang diuntungkan dari pembatalan ini? Bagaimana mungkin prosedur hukum dan administrasi dilanggar secara terang-terangan? Apakah ini kesalahan administratif, atau ada permainan mafia proyek di balik layar?

 

Akibatnya, PT Putri Dimer Bungas merugi Rp3 miliar—biaya persiapan teknis, administratif, dan jaminan bank hangus sia-sia. Publik juga dirugikan karena proyek strategis ini untuk peningkatan layanan air bersih masyarakat terganggu.

 

Yang lebih mengkhawatirkan: saran LKPP RI dan pendapat Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara diabaikan, seolah Tirtanadi berada di atas hukum. Ini bukan sekadar kelalaian, tapi arogan, sewenang-wenang, dan potensi mafia proyek terbuka.

 

Kuasa hukum PT Putri Dimer Bungas memberi ultimatum 7 hari: beri klarifikasi atau siap digugat ke Pengadilan Negeri Medan atas dugaan perbuatan melawan hukum.

 

Hingga kini, Tirtanadi bungkam total. Publik mulai bertanya keras: apakah BUMD ini hanya mengutamakan kepentingan oknum tertentu, atau memang sistem pengadaan publik di Sumut sudah dikuasai mafia proyek?

 

IPA Mini Pancur Batu bukan sekadar proyek fisik—ini adalah simbol kekacauan, korupsi, dan arogansi birokrasi. Jika hukum bisa diabaikan, dan publik ditipu, siapa yang sebenarnya diuntungkan? Siapa yang bermain di belakang meja?

 

Skandal ini menuntut jawaban publik, tegas, dan tidak bisa dihindari lagi. BUMD main mata, proyek strategis terganggu, dan hukum ditinju ini sudah keterlaluan!

Berita Terkait

Ultimatum Terbuka GEMPAR SUMUT ke Kejaksaan Agung Republik Indonesia: Dugaan Alih Fungsi Sawah untuk Gudang PT Toyota Astra Motor Harus Diusut Tuntas, KRK–PBG Diduga Tak Boleh Dilindungi
Klarifikasi Terbuka Jadi Titik Balik, Pemerintah Desa dan Mahasiswa Bangun Kolaborasi Positif
SK Diduga Cacat, Prosedur Diinjak! Pencopotan Kepsek SDN 007 Tambusai Utara Picu Amarah Publik Rokan Hulu
Setengah Miliar Infrastruktur Dipertanyakan, GEMPUR Tantang Aparat Bongkar Sampai Akar
Audit Total atau Aksi Massa! GEMPUR-DS Ultimatum Aparat Soal Dugaan Skandal Dana Desa
Hampir 100 UMKM Ramaikan Bazar Ramadan 1447 H di Tanjung Morawa, Bupati Sebut Ekonomi Warga Menggeliat
Mark Up, Laporan Fiktif, Uang Rakyat Hilang! GEMA Menggempur Dugaan Korupsi Dana Desa Buntu Bedimbar!
Kontroversi Dana Desa Sena Rp792 Juta Terungkap Salah Paham, Aktivis Diminta Bangun Sinergi

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:47 WIB

Ultimatum Terbuka GEMPAR SUMUT ke Kejaksaan Agung Republik Indonesia: Dugaan Alih Fungsi Sawah untuk Gudang PT Toyota Astra Motor Harus Diusut Tuntas, KRK–PBG Diduga Tak Boleh Dilindungi

Senin, 2 Maret 2026 - 22:49 WIB

SK Diduga Cacat, Prosedur Diinjak! Pencopotan Kepsek SDN 007 Tambusai Utara Picu Amarah Publik Rokan Hulu

Senin, 2 Maret 2026 - 21:05 WIB

Setengah Miliar Infrastruktur Dipertanyakan, GEMPUR Tantang Aparat Bongkar Sampai Akar

Minggu, 1 Maret 2026 - 15:52 WIB

Audit Total atau Aksi Massa! GEMPUR-DS Ultimatum Aparat Soal Dugaan Skandal Dana Desa

Minggu, 1 Maret 2026 - 13:34 WIB

Hampir 100 UMKM Ramaikan Bazar Ramadan 1447 H di Tanjung Morawa, Bupati Sebut Ekonomi Warga Menggeliat

Sabtu, 28 Februari 2026 - 16:54 WIB

Mark Up, Laporan Fiktif, Uang Rakyat Hilang! GEMA Menggempur Dugaan Korupsi Dana Desa Buntu Bedimbar!

Sabtu, 28 Februari 2026 - 13:00 WIB

Kontroversi Dana Desa Sena Rp792 Juta Terungkap Salah Paham, Aktivis Diminta Bangun Sinergi

Sabtu, 28 Februari 2026 - 10:42 WIB

GEMA Klarifikasi Dugaan Korupsi Dana Desa 2025 di Desa Bangun Sari : Akui Salah Paham Data, Dorong Kolaborasi dan Transparansi

Berita Terbaru