Hampir 100 UMKM Ramaikan Bazar Ramadan 1447 H di Tanjung Morawa, Bupati Sebut Ekonomi Warga Menggeliat

ASWAR

- Redaksi

Minggu, 1 Maret 2026 - 13:34 WIB

508 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tribunpublik.web.id DELI SERDANG – Pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kampung Banten, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, menunjukkan tren positif dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini terlihat dari meningkatnya jumlah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang ambil bagian dalam Bazar Ramadan 1447 Hijriah.

 

Tercatat, sekitar 100 pelaku UMKM membuka stand di Ramadan Fair yang digelar di Alun-Alun Kecamatan Tanjung Morawa, Desa Buntu Bedimbar. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan pelaksanaan tahun lalu yang pesertanya lebih sedikit.

 

Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, saat meresmikan bazar bersama Ketua TP PKK Deli Serdang, Ny. Jelita Asri Ludin Tambunan, Jumat malam (27/2/2026), menyebut peningkatan jumlah peserta sebagai indikator menggeliatnya kreativitas dan ekonomi masyarakat.

 

“Ternyata tahun ini terjadi peningkatan peserta UMKM yang ikut berjualan. Hampir 100 pelaku usaha. Ini menunjukkan kreativitas masyarakat Kampung Banten dan Deli Serdang mulai tumbuh,” ujarnya.

 

Bupati berharap panitia dapat menghitung total perputaran ekonomi selama bazar berlangsung. Data tersebut dinilai penting sebagai bahan evaluasi dan dasar pengambilan kebijakan ke depan.

 

“Kita ingin tahu berapa besar perputaran uang selama bazar ini, dan sektor mana yang paling diminati masyarakat. Itu akan menjadi tolok ukur dampak nyata terhadap perekonomian,” jelasnya.

 

Ia menambahkan, tingginya antusiasme masyarakat menjadi indikator bahwa daya beli masih cukup terjaga meski inflasi tetap ada.

 

“Selama daya beli masyarakat stabil dan aktivitas ekonomi bergerak, pertumbuhan ekonomi daerah akan tetap terjaga,” tegasnya.

 

Menanggapi keluhan munculnya tagihan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) untuk fasilitas umum di lokasi bazar, Bupati menegaskan bahwa fasilitas umum tidak seharusnya dikenakan PBB.

 

“Kalau itu fasilitas umum, kita nolkan. Kemungkinan ada kekurangcermatan dalam pendataan,” katanya.

 

Ia juga menjelaskan, pada 2025 terdapat sekitar 495 ribu Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) yang diterbitkan. Namun pada 2026, jumlahnya dikurangi menjadi sekitar 200 ribu SPPT. Selain itu, masyarakat kurang mampu yang masuk kategori desil 1 hingga 5 mendapatkan kebijakan pembebasan PBB sebagai bentuk keberpihakan pemerintah.

 

“Itulah bentuk kepedulian pemerintah terhadap kondisi ekonomi masyarakat,” ujarnya dalam acara yang dirangkai dengan penyerahan sembako dan tali asih kepada warga membutuhkan.

 

Sementara itu, Ketua Panitia Bazar Ramadan, Sahrudi Syahid SS, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan hasil kerja keras panitia yang tergabung dalam Senada Productions.

 

“Selama delapan tahun kami terus bersama membesarkan Kampung Banten. Banyak rintangan yang kami hadapi, tetapi dengan semangat kebersamaan dan dukungan sponsor, Alhamdulillah bazar ini bisa terus berjalan,” ungkapnya.

 

Bazar tahun ini diikuti sekitar 100 pelaku UMKM dari Dusun III Desa Buntu Bedimbar, Desa Bangun Sari Baru, serta warga Tanjung Morawa dan sekitarnya. Produk yang ditampilkan didominasi hasil usaha lokal masyarakat.

 

Selain menjadi pusat kuliner dan produk UMKM, bazar juga diramaikan dengan berbagai perlombaan Islami seperti lomba azan, lomba baca Al-Qur’an, dan lomba lagu religi. Area bazar turut dilengkapi fasilitas musala bagi pedagang dan pengunjung.

 

Peresmian kegiatan yang telah menjadi agenda rutin tahunan ini turut dihadiri unsur Forkopimcam Tanjung Morawa, kepala OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, alim ulama, serta aparat Pemerintahan Desa Buntu Bedimbar.(LBH-WARTAWAN)

Berita Terkait

Ultimatum Terbuka GEMPAR SUMUT ke Kejaksaan Agung Republik Indonesia: Dugaan Alih Fungsi Sawah untuk Gudang PT Toyota Astra Motor Harus Diusut Tuntas, KRK–PBG Diduga Tak Boleh Dilindungi
Klarifikasi Terbuka Jadi Titik Balik, Pemerintah Desa dan Mahasiswa Bangun Kolaborasi Positif
SK Diduga Cacat, Prosedur Diinjak! Pencopotan Kepsek SDN 007 Tambusai Utara Picu Amarah Publik Rokan Hulu
Setengah Miliar Infrastruktur Dipertanyakan, GEMPUR Tantang Aparat Bongkar Sampai Akar
Audit Total atau Aksi Massa! GEMPUR-DS Ultimatum Aparat Soal Dugaan Skandal Dana Desa
Mark Up, Laporan Fiktif, Uang Rakyat Hilang! GEMA Menggempur Dugaan Korupsi Dana Desa Buntu Bedimbar!
Kontroversi Dana Desa Sena Rp792 Juta Terungkap Salah Paham, Aktivis Diminta Bangun Sinergi
GEMA Klarifikasi Dugaan Korupsi Dana Desa 2025 di Desa Bangun Sari : Akui Salah Paham Data, Dorong Kolaborasi dan Transparansi

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:47 WIB

Ultimatum Terbuka GEMPAR SUMUT ke Kejaksaan Agung Republik Indonesia: Dugaan Alih Fungsi Sawah untuk Gudang PT Toyota Astra Motor Harus Diusut Tuntas, KRK–PBG Diduga Tak Boleh Dilindungi

Senin, 2 Maret 2026 - 22:49 WIB

SK Diduga Cacat, Prosedur Diinjak! Pencopotan Kepsek SDN 007 Tambusai Utara Picu Amarah Publik Rokan Hulu

Senin, 2 Maret 2026 - 21:05 WIB

Setengah Miliar Infrastruktur Dipertanyakan, GEMPUR Tantang Aparat Bongkar Sampai Akar

Minggu, 1 Maret 2026 - 15:52 WIB

Audit Total atau Aksi Massa! GEMPUR-DS Ultimatum Aparat Soal Dugaan Skandal Dana Desa

Minggu, 1 Maret 2026 - 13:34 WIB

Hampir 100 UMKM Ramaikan Bazar Ramadan 1447 H di Tanjung Morawa, Bupati Sebut Ekonomi Warga Menggeliat

Sabtu, 28 Februari 2026 - 16:54 WIB

Mark Up, Laporan Fiktif, Uang Rakyat Hilang! GEMA Menggempur Dugaan Korupsi Dana Desa Buntu Bedimbar!

Sabtu, 28 Februari 2026 - 13:00 WIB

Kontroversi Dana Desa Sena Rp792 Juta Terungkap Salah Paham, Aktivis Diminta Bangun Sinergi

Sabtu, 28 Februari 2026 - 10:42 WIB

GEMA Klarifikasi Dugaan Korupsi Dana Desa 2025 di Desa Bangun Sari : Akui Salah Paham Data, Dorong Kolaborasi dan Transparansi

Berita Terbaru