Setengah Miliar Infrastruktur Dipertanyakan, GEMPUR Tantang Aparat Bongkar Sampai Akar

ASWAR

- Redaksi

Senin, 2 Maret 2026 - 21:05 WIB

5011 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tribunpublik.web.id Deliserdang – Dugaan penyimpangan Dana Desa 2025 di Desa Tumpatan Nibung, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang, meledak ke ruang publik. Uang rakyat yang seharusnya membangun justru memicu kecurigaan. Bukan prestasi yang terdengar, melainkan pertanyaan: ke mana sebenarnya aliran dana itu?

 

Total pagu anggaran Rp1.427.653.000 dengan realisasi Rp1.189.374.400. Lebih dari Rp1,18 miliar dikelola dalam satu tahun. Angka besar untuk satu desa. Tapi jejak pembangunan di lapangan dinilai tak sepadan dengan nominal fantastis tersebut.

 

Anggaran fisik Rp536.098.000 diklaim untuk jalan desa, drainase, gorong-gorong, dan pengerasan jalan lingkungan. Namun kondisi infrastruktur disebut belum mencerminkan proyek bernilai ratusan juta rupiah. Publik mulai bertanya, apakah ada yang tidak beres?

 

Dugaan ketidaksesuaian lokasi proyek dengan dokumen pengusulan memperkeruh keadaan. Jika benar terjadi, ini bukan sekadar kelalaian administrasi. Ini bisa mengarah pada indikasi markup dan permainan anggaran yang serius.

 

Situasi semakin memanas karena kepala desa disebut kerap tidak berada di tempat saat hendak dikonfirmasi dan belum memberikan klarifikasi resmi. Di tengah sorotan publik, bungkam bukanlah jawaban. Transparansi adalah kewajiban, bukan pilihan.

 

GEMPUR juga mendesak Bupati Deli Serdang melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola Dana Desa di Desa Tumpatan Nibung. Kepercayaan publik sedang dipertaruhkan. Marwah pemerintahan daerah dipertanyakan.

 

Di sektor kesehatan, Rp217.442.742 dialokasikan untuk Posyandu, makanan tambahan, obat-obatan, hingga insentif tenaga medis. Tetapi saat banjir melanda, warga mengaku obat-obatan sulit ditemukan. Anggaran ratusan juta, pelayanan minim kontras yang memantik kemarahan.

 

Penyertaan modal BUMDes Rp300.000.000 menjadi titik panas. Dana yang seharusnya menggerakkan ekonomi desa dinilai belum memberi dampak nyata. Jika dana sebesar itu tidak terasa manfaatnya, wajar bila publik mencium kejanggalan.

 

Aktivis mendesak audit total dan tanpa kompromi oleh Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dan Polda Sumut. Mereka menegaskan, bila bukti awal mencukupi, proses hukum harus naik ke tahap penyelidikan dan penyidikan tanpa pandang bulu.

 

Rp1,18 miliar bukan uang kecil. Itu uang rakyat. Jika dugaan ini benar, maka yang dipertaruhkan bukan hanya anggaran, tetapi integritas pemerintahan desa. Publik menunggu tindakan nyata, bukan alasan.(Red/Tm)

Berita Terkait

Ultimatum Terbuka GEMPAR SUMUT ke Kejaksaan Agung Republik Indonesia: Dugaan Alih Fungsi Sawah untuk Gudang PT Toyota Astra Motor Harus Diusut Tuntas, KRK–PBG Diduga Tak Boleh Dilindungi
Klarifikasi Terbuka Jadi Titik Balik, Pemerintah Desa dan Mahasiswa Bangun Kolaborasi Positif
SK Diduga Cacat, Prosedur Diinjak! Pencopotan Kepsek SDN 007 Tambusai Utara Picu Amarah Publik Rokan Hulu
Audit Total atau Aksi Massa! GEMPUR-DS Ultimatum Aparat Soal Dugaan Skandal Dana Desa
Hampir 100 UMKM Ramaikan Bazar Ramadan 1447 H di Tanjung Morawa, Bupati Sebut Ekonomi Warga Menggeliat
Mark Up, Laporan Fiktif, Uang Rakyat Hilang! GEMA Menggempur Dugaan Korupsi Dana Desa Buntu Bedimbar!
Kontroversi Dana Desa Sena Rp792 Juta Terungkap Salah Paham, Aktivis Diminta Bangun Sinergi
GEMA Klarifikasi Dugaan Korupsi Dana Desa 2025 di Desa Bangun Sari : Akui Salah Paham Data, Dorong Kolaborasi dan Transparansi

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:47 WIB

Ultimatum Terbuka GEMPAR SUMUT ke Kejaksaan Agung Republik Indonesia: Dugaan Alih Fungsi Sawah untuk Gudang PT Toyota Astra Motor Harus Diusut Tuntas, KRK–PBG Diduga Tak Boleh Dilindungi

Senin, 2 Maret 2026 - 22:49 WIB

SK Diduga Cacat, Prosedur Diinjak! Pencopotan Kepsek SDN 007 Tambusai Utara Picu Amarah Publik Rokan Hulu

Senin, 2 Maret 2026 - 21:05 WIB

Setengah Miliar Infrastruktur Dipertanyakan, GEMPUR Tantang Aparat Bongkar Sampai Akar

Minggu, 1 Maret 2026 - 15:52 WIB

Audit Total atau Aksi Massa! GEMPUR-DS Ultimatum Aparat Soal Dugaan Skandal Dana Desa

Minggu, 1 Maret 2026 - 13:34 WIB

Hampir 100 UMKM Ramaikan Bazar Ramadan 1447 H di Tanjung Morawa, Bupati Sebut Ekonomi Warga Menggeliat

Sabtu, 28 Februari 2026 - 16:54 WIB

Mark Up, Laporan Fiktif, Uang Rakyat Hilang! GEMA Menggempur Dugaan Korupsi Dana Desa Buntu Bedimbar!

Sabtu, 28 Februari 2026 - 13:00 WIB

Kontroversi Dana Desa Sena Rp792 Juta Terungkap Salah Paham, Aktivis Diminta Bangun Sinergi

Sabtu, 28 Februari 2026 - 10:42 WIB

GEMA Klarifikasi Dugaan Korupsi Dana Desa 2025 di Desa Bangun Sari : Akui Salah Paham Data, Dorong Kolaborasi dan Transparansi

Berita Terbaru